Jumat, 26 Mei 2017

Harley-Davidson Siap Bikin Pabrik di Thailand




Harley-Davidson Inc. siap membuka pabrik di Thailand, akhir 2018 mendatang. Keputusan ini dilakukan untuk mengakomodasi perkembangan pasar sepeda motor di kawasan Asia Tenggara, juga sebagai antisipasi turunnya pasar otomotif di Amerika Serikat (AS).
Fasilitas produksi yang akan dibangun di Provinsi Rayong, arah Tenggara dari Bangkok, itu akan memanfaatkan fasilitas perakitan (CKD) yang sebelumnya sudah ada untuk merangkai komponen impor dari AS juga para pemasok lokal.
Tidak disebutkan berapa nilai investasi yang akan ditanamkan, dan Katie Whitmore, Public Relations Manager Harley-Davidson, mengatakan, pembangunan pabrik ini juga berlandaskan penjualan HD di Asia Pasifik pada 2016 yang punya kontribusi terbanyak di seluruh dunia.
”Fasilitas di Thailand akan memungkinkan kami untuk lebih responsif dan kompetitif di kawasan ASEAN serta China. Meningkatkan akses dan keterjangkauan untuk konsumen adalah kunci pertumbuhan perusahaan secara total,” ujar Katie, Kamis (25/5/2017).
Meski akan dibuka pabrik di Thailand, Katie menegaskan bahwa tidak akan ada pengurangan produksi sepeda motor pada fasilitas yang sama di AS.
Keuntungan yang akan didapat dari pembukaan pabrik ini tentu akan menghindari tarif impor sepeda motor di Thailand yang mencapai 60 persen. Selain itu, kemudahan untuk ekspor ke negara tetangga juga dipastikan meningkat, selain akan terhindar dari pajak impor antar negara ASEAN.
Selain di AS, HD juga sudah membuka pabrik di India sejak 2011. Di sana, merek legendaris itu memproduksi motor-motor berkapasitas kecil, yakni Street 500 dan Street 750, yang salah satunya dikirimkan ke Indonesia. Perusahaan juga sebelumnya punya pabrik di Brasil.
Katie pun menjamin bahwa sepeda motor yang diproduksi di Thailand akan mendapatkan kualitas yang sama, mulai dari penampilan, suara khas, hingga rasa berkendara, seperti buatan AS. (sumber: kompas,com)

Kamis, 25 Mei 2017

Budidaya Kopi di Semlira Dintensifkan



Budidaya tanaman kopi di Dukuh Semlira, Desa Rahtawu, Kecamatan Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus sudah mulai dirintis sejak tahun 2000-an.
Upaya tersebut selain menumbuhkan sumber pendapatan baru bagi warga setempat juga sekaligus mengurangi ketergantungan petani setempat dari tanaman semusim yang diyakini kurang memberi dampak terhadap konservasi kawasan Pegunungan Rahtawu.
Menurut salah seorang petani, awalnya warga banyak menanam jagung. Hanya saja, tanaman jagung tersebut sulit mengikat tanah dan air sehingga secara perlahan memberi dampak bagi lingkungan sekitarnya.
”Akibatnya, beberapa kali terjadi musibah tanah longsor,” katanya.
Ditambahkannya, di bawah Yayasan Busur yang dipimpin Umar Ali, sebagian petani akhirnya beralih melakukan budidaya tanaman kopi. Sebagian diakuinya merupakan bentuk kesadaran dalam melestarikan kawasan Pegunungan Rahtawu yang membutuhkan tegakan dari pohon berkayu keras.
”Mungkin sekitar 50 persen petani jagung beralih ke kopi,” imbuhnya.
Namun, selain adanya kesadaran tersebut, pengalihan usaha juga dipengaruhi faktor alam dan lingkungan. Salah satunya, perubahan perilaku pengganggu tanaman yang sebelumnya menyerang tanaman jagung.
”Sebelumnya, kera dan babi memakan jagung, sehingga saat sekarang banyak petani yang beralih ke tanaman kopi,” jelasnya.
Panen
Rintisan pengalihan usaha tanaman jagung ke kopi saat sekarang memasuki tahun keempat. Diperkirakan, satu hingga dua ke depan tanaman kopi sudah dapat dipanen.
”Sebagian besar dari jenis Robusta,” imbuhnya.
Petani lainnya, Joko, menyatakan harga satu kilogram kopi Robusta kering saat ini mencapai Rp 23 ribu-Rp 24 ribu.
Sedangkan harga kopi Arabika per kilogram dalam kondisi kering dapat mencapai Rp 50 ribu per kilogram. Hanya saja, dari jumlah hasil panen dianggap lebih banyak dari jenis Robusta.
”Panen biasanya mulai bulan April dan puncaknya di bulan Juli-Agustus,” tandasnya. (sumber: suaramerdeka.com)

Sensasi Cabe Napas Naga Luar Biasa, Jangan Dicoba!!!



Napas Naga demikian nama cabe yang sedang dikembangkan di Inggris.  Cabe ini merupakan cabai terpedas di dunia. Sensasi pedasnya luar biasa, tetapi jangan dicoba meski  Anda seorang penyuka pedas. Kenapa? 
Cabai itu dikembangkan oleh Mike Smith, pemilik Tom Smith's Plants, bersama peneliti dari Universitas Nottingham diberi nama Dragon's Breath atau Napas Naga
Napas Naga dipamerkan dalam acara Chelsea Flower Show yang diadakan 23 Mei-27 Mei di London. Meski begitu Smith tidak merekomendasikan cabai ini untuk dikonsumsi karena bisa jadi berakibat fatal bagi pemakannya.
"Saya sudah mencoba di ujung lidah saya, dan rasanya lidah saya seperti terbakar. Buru-buru saya meludahkannya," ujar Smith seperti dikutip dari Live Science, Jumat (19/6/2017).
Apa pasal? Napas Naga ternyata mampu menghasilkan 2,48 juta unit panas pada skala Scoville, sebuah pengukuran tingkat konsentrasi kapsaisin, zat kimia yang melepaskan sensasi pedas panas yang dirasakan orang saat mereka menggigitnya.
Bandingkan saja dengan tingkat kepedasan cabai lainnya. Cabai habanero menghasilkan sekitar 350 ribu unit panas pada skala scoville sementara jalapeno menghasilkan 8000 unit panas skala scoville.
Napas naga lebih pedas dibandingkan dengan pemegang rekor cabai terpedas sebelumnya, Carolina Reaper, yang menghasilkan kira-kira 1,6 juta unit panas skala scoville.
Paul Bosland, Profesor hortikultura di New Mexico State University dan Direktur Chile Pepper Institute mengungkapkan saat seseorang makan cabai yang sangat pedas, sensasi pertama yang didapat biasanya adalah mulut yang menjadi kebiruan.
"Apa yang terjadi adalah bahwa reseptor di mulut mengirimkan sinyal ke otak bahwa ada rasa sakit berupa panas dan otak akan memproduksi endorfin untuk menghalangi rasa sakit itu," terang Bosland.
Namun jika cabai yang di makan luar biasa pedasnya maka tubuh yang terkena kapsaisin akan melepuh seperti misalnya pada bagian mulut dan jika tertelan maka tenggorokan pun juga mengalamai hal yang sama.
"Tubuh merasakan luka bakar dan mengorbankan lapisan atas sel untuk memberikan sinyal untuk mencegah panas lebih jauh lagi masuk kedalam tubuh," jelas Bosland lagi.
Jadi mengonsumsi cabai dengan tingkat kepedasan seperti Napas Naga bisa menyebabkan rasa terbakar setidaknya selama 20 menit.
Dalam beberapa kasus, memakan cabai yang pedas dapat menyebabkan syok anafilaksis, luka bakar yang parah dan bahkan menutup saluran pernapasan yang bisa membuat berujung kematian jika tidak segera di tangani.
Seperti kasus yang terjadi beberapa saat lalu, saat seorang pria harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka pada tenggorokannya setelah makan burger dengan bubur cabai.
Sudah jelas kan mengapa pengembang cabai ini sendiri tidak ingin memanfaatkannya untuk dikonsumsi? Smith sendiri justru ingin mengembangkannya sebagai obat bius untuk orang-orang yang alergi terhadap anastesi biasa. (bpp/kpc)

Inilah Keunggulan "The Beast", Mobil Dinas Presiden Amerika Serikat



Presiden AS Donald Trump, pekan ini, melakukan kunjungan kerja perdananya ke Arab Saudi. Sama seperti kunjungan kerja Raja Saudi ke Indonesia, Presiden AS juga membawa sendiri mobil kepresidenannya.
Pemerintah Amerika Serikat membawa sendiri mobil kepresidenan yang dijuluki "The Beast" itu dalam kunjungan kenegaraan tersebut. Mobil buatan General Motors dengan nama resmi Cadillac One itu memang istimewa. 
Mobil ini berbobot 8 ton dan memiliki pintu dengan kualitas setara pintu Boeing 747. Mobil ini dirancang untuk melindungi presiden dari kemungkinan serangan. Selain tahan peluru, mobil ini juga bisa bertahan dari serangan senjata kimia dan biologi.
Pemerintah Amerika Serikat memiliki 12 "The Beast" yang ditempatkan di berbagai lokasi di dunia. Mobil ini akan diterbangkan ke mana saja saat presiden melakukan kunjungan kerja. Mobil berharga 15 juta dolar AS atau hampir Rp 200 miliar ini tak ubahnya sebuah pangkalan militer bergerak.
Mobil ini dilengkapi pelontar gas air mata, senjata otomatis, kamera malam beresolusi tinggi, peralatan navigasi GPS, dan perangkat komunikasi satelit.
Bahkan, tangki bahan bakar pun dipersenjatai dengan semacam busa yang mencegah tangki bahan bakar langsung meledak saat terkena tembakan langsung.
The Beast juga dilindungi lapisan kevlar yang melindungi seluruh bagian mobil ini hingga keempat rodanya dari peluru atau bahan peledak. Bahkan dalam kondisi terburuk, kerangka bajanya tetap bisa menopang keseluruhan rancangan mobil sehingga tetap dalam posisi stabil untuk dikemudikan meski salah satu rodanya meledak.
Tentu saja mobil ini juga dilengkapi dengan tabung oksigen dan kantung darah yang sesuai dengan golongan darah sang presiden jika diperlukan dalam kondisi darurat.
Bagaimana jika masa pakai mobil ini sudah habis? Biasanya, mobil ini akan dihancurkan dan Secret Service ikut dalam pemusnahan mobil ini.
Biasanya para agen pemerintah menggunakan peluru dan bahan peledak untuk keperluan ini.
Peluru digunakan untuk merusak sekaligus menunjukkan kapabilitas mobil itu menahan tembakan. Sementara bahan peledak digunakan untuk menghancurkan agar rahasia mobil ini tak diketahui. (bpp/kpc)

Rabu, 24 Mei 2017

Buntut Perseteruan Qualcomm dan Apple, Qualcomm Bakal Jegal iPhone Masuk ke AS


Qualcomm berencana untuk mengajukan permintaan pemblokiran impor iPhone ke Amerika Serikat. Permintaan ini rencananya akan diajukan ke Komisi Perdagangan Internasional (International Trade Commission - ITC) di Amerika Serikat. 

ITC sendiri memang memiliki kuasa untuk melakukan pemblokiran produk impor ke AS. Terutama jika produk tersebut memiliki sengketa paten, demikian diberitakan Bloomberg, Kamis (4/5). Rencana ini adalah buntut dari perseteruan Apple dan Qualcomm. Mereka berseteru soal pembayaran biaya lisensi. 

Ancaman Qualcomm ini akan efektif menjegal Apple. Sebab, selama ini Apple selalu memanufaktur smartphone-nya di Asia. Jika ITC mengabulkan permintaan Qualcomm, maka tahun ini Apple berpotensi kehilangan 40 persen dari total penjualan mereka. 

Kendati demikian, pengajuan itu masih bersifat wacana. Sebab, sumber yang familiar dengan Qualcomm tidak menyebutkan kapan rencana tersebut akan dilancarkan. Juru bicara dari kedua belah pihak juga belum memberikan komentar mengenai berita ini.

Persoalan lisensi

Lisensi yang diributkan oleh dua perusahaan ini adalah terkait paten Qualcomm mengenai bagaimana data dan suara dikodekan hingga akhirnya dikirim antar jaringan telepon. Paten ini dipegang oleh Qualcomm. 

Sehingga, Qualcomm bisa mendapat persentase dari harga di tiap smartphone modern yang memiliki kemampuan data kecepatan tinggi. Tak peduli apakah ponsel tersebut menggunakan cip Qualcomm atau tidak. 

Ini adalah hal mendasar dalam hubungan telekomunikasi. Sehingga menurut Apple paten seperti ini tidak adil. Ia malah menuduh Qualcomm menyalahgunakan lisensi ini untuk membantu unit semikonduktor miliknya secara ilegal.

Qualcomm rugi

Merasa tak adil, Apple lantas memutus pembayaran biaya lisensi cip smartphone kepada Qualcomm. Keputusan Apple ini membuat Qualcomm kehilangan pendapatan hingga USD500 juta. Jika hal ini berlanjut sepanjang 2017, maka Qualcomm berpotensi kehilangan hampir sepertiga penghasilan lisensi mereka. Padahal lisensi ini adalah salah satu sumber keuntungan utama Qualcomm.

Saat ini, iPhone menggunakan campuran modem Intel Corp. dan Qualcomm untuk terhubung ke jaringan. Sampai iPhone 7, Qualcomm adalah pemasok eksklusif untuk bagian-bagian penting iPhone. (sumber: CNN Indonesia)

Selasa, 23 Mei 2017

Dekade Baru Kemunculan Motor Listrik Harley Davidson



Harley Davidson memastikan diri tidak hanya akan bermain dalam kendaraan roda dua berkubikasi besar. Produsen merencanakan meluncurkan motor listrik terbaru sekira 10 tahun mendatang.

Seperti diberitakan IndianAutoBlog, Pabrikan asal Amerika itu sudah mengkonfirmasi, bahwa motor listrik keluaran Harley sudah masuk dalam tahap produksi masal.

Salah satu pejabat Harley Davidson, yang juga cicit dari pendiri Harley Davidson, Bill Davidson mengungkapkan bahwa proyek motor listrik telah berjalan sesuai rencana. Walaupun, waktu peluncuran belum ditetapkan.

Menurutnya, ada 100 motor listrik terbaru akan segera muncul yang diperkirakan lahir pada 2027. Sedangkan satu diantaranya akan berjenis EV.

Ikut sertanya Harley Davidson kepada motor listrik sebetulnya bukanlah kali pertama. Melalui proyek Livewire yang telah dipamerkan pada 2014 silam, sebagai motor listrik pertama mereka. Proyek tersebut dianggap paling menarik, dari warisan mesin pembakaran internal Harley Davidson lebih dari satu abad.]

Motor tersebut memiliki output sekitar 74 hp dan 70 Nm dari baterai yang diharapkan memiliki rating 7 kWh dengan jarak tempuh sekitar 75 km.

Bill melanjutkan, bahwa sekiranya motor tersebut nantinya tidak akan memiliki tanda tangan di bagian pembuangan. Motor listrik akan memiliki keluaran pendengaran unik, sama seperti pesawat jet tempur. Dia tidak bisa memastikan apakah akan ada seri motor listrik buatan Harley. (sumber: CNN Indonesia)

Di Bawah Ekspektasi, Laba Kuartal I Indosat Turun 19,9 Persen



PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan laba bersih sebesar Rp173,9 miliar pada kuartal I 2017. Angka itu menurun sekitar 19,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp217,2 miliar.

Direktur Utama Indosat Alexander Rusli menjelaskan, meski laba bersih turun tetapi pendapatan konsolidasian perusahaan meningkat tujuh persen menjadi Rp7,28 triliun dari sebelumnya Rp6,81 triliun.

Bila dirinci, pendapatan dari bisnis seluler naik 6,6 persen dari Rp5,67 triliun menjadi Rp6 triliun. Sementara, pendapatan dari non seluler meningkat hingga sembilan persen menjadi Rp1,23 triliun dari sebelumnya Rp1,13 triliun.

"Perusahaan juga mencatat pertumbuhan jumlah pengguna data yang mendorong pertumbuhan traffic data sebesar 227,6 persen dan pertumbuhan pendapatan data 40,5 persen dibandingkan kuartal I 2016," papar Alexander dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (23/5).

Ia menyatakan, peningkatan pendapatan selular didorong oleh naiknya pendapatan data dan VAS yang diimbangi dengan turunnya dari pendapatan telepon, SMS, dan interkoneksi.

Adapun, pendapatan MIDI naik 9,9 persen dan pendapatan telekomunikasi tetap meningkat 5,7 persen. Bila dilihat dari kontribusi pendapatannya, pendapatan selular menyumbang sebesar 83 persen, MIDI 14 persen, dan telekomunikasi tetap hanya tiga persen.

Selain itu, jumlah pelanggan seluler juga tercatat naik sebesar 25,8 juta pelanggan menjadi 95,6 juta pelanggan pada akhir Maret kemarin.

"Ini merupakan hasil dari penawaran paket-paket yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup pelanggan," terang Alexander.

Sayang, hal itu tidak berhasil mengangkat laba bersih perusahaan karena jumlah beban yang ditanggung perusahaan ikut meningkat. Tercatat, beban perusahaan naik 8,3 persen sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.

Hingga akhir Maret, perusahaan menanggung beban hingga Rp6,45 triliun, naik dari sebelumnya Rp5,96 triliun. Kemudian, beban lain-lain bersih naik 9,5 persen dari Rp477,3 miliar menjadi Rp522,6 miliar.

Namun demikian, perusahaan telah mengurangi utang sebesar 54,7 persen menjadi US$158,9 juta dari sebelumnya US$351 juta.

Tak hanya itu, perusahaan yang sekarang dikenal dengan nama Indosat Ooredoo ini juga menambah 5.849 BTS sepanjang kuartal pertama tahun ini. Dari total BTS itu, 58 persen diantaranya merupakan BTS 3G dan 4G yang diharapkan dapat menunjang naiknya penggunaan data.

Di Bawah Ekspektasi

Analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat mengatakan hasil pendapatan Indosat dan laba pada kuartal I 2017 di bawah perkiraan konsensus. Meski membukukan 37 persen basis pelanggan lebih besar dibandingkan tahun lalu.

Indosat hanya melaporkan 7 persen pertumbuhan pendapatan secara tahunan, perhatian utama pada penurunan pendapatan Voice dan SMS. 

Sementara margin laba sebelum bunga, pajak, dan amortisasi (EBITDA) menurun menjadi 93 bps secara tahunan dan 184 bps secara kuartalan, yang berasal dari percepatan rental, perbaikan, dan biaya interconnection

"Laba bersih menurun 20 persen secara tahunan dan 33,1 persen secara kuartalan disebabkan besarnya biaya operasional pada kuartal I 2017," jelasnya.

Kresna menambahkan, promosi besar-besaran akan menolong Indosat unruk mendapatkan pelanggan dari masyarakat dan pertumbuhan pendapatan mobile data yang tetap. 

"Tetapi, strategi harga naik dengan adanya risiko jaringan dan pendapatan kanibalisasi internal, sudah terlihat pada kuartal I 2017 untuk tren pertumbuhan pendapatan Voice dan SMS," katanya. (sumber: CNN Indonesia)