Minggu, 02 April 2017

Nissan Note Rilis di Thailand, Fitur Lumayan Lengkap



Nissan Thailand resmi merilis Nissan Note dalam gelaran Bangkok International Motor Show (BIMS) 2017. Mobil hatchback ini merupakan versi terbaru dari Note, yang sudah lebih dulu rilis di Jepang dan Eropa.

Mobil ini pun dijual untuk pertama kalinya di Thailand, dan bukan tak mungkin akan menyusul masuk pasar Indonesia. Soal fitur, mobil ini ternyata lumayan lengkap dan cocok untuk pasar Indonesia.

Fitur-fitur itu di antaranya around view monitor, autonomous emergency braking, forward collision warning dan lane departure warning. Lainnya ada dual airbags and vehicle dynamic control dan hill start assist untuk seluruh varian.

Soal desain, mobil yang menyasar segmen anak muda ini terbilang apik. Grill V motion khas Nissan bercokol dengan dimensi besar. Garisnya seolah menyatu dengan garis lampudaytime running light. Lampu kabut model trapesium menghias bawah bumper.

Beralih ke samping, terdapat lekukan bodi yang mengisi kedua daun pintu. Garis lekuk ini ikut membentuk garis lampu belakang. Lampu belakang bentuknya sepintas malah mirip Honda Jazz.

Keunggulan lain dari Note adalah ruang kabin yang lega. Ruang kaki baris kedua diklaim luas, dengan kapasitas bagasi yang tak kalah besarnya. Cocok untuk Indonesia yang senang bawa banyak orang dan bawaan.

Sayangnya sumber penggerak berasal dari mesin 1.200 cc dengan transmisi otomatis CVT. Mesin ini cuma mampu menghembuskan tenaga 79 daya kuda, dengan konsumsi bahan bakar diklaim mencapai 20 kilometer per liter.

Jika kelak masuk Indonesia, rasanya mesin 1.500 cc yang akan terpasang. Mesin dimaksud sudah terpasang pada Juke, Grand Livina dan March 1.5. Rivalnya siapa saja? Pastinya mobil ini bakal berhadapan langsung dengan Toyota Yaris, Honda Jazz, Hyundai i20 dan Kia Rio. (sumber: metrotvnews)

Ini Aturan Baru Taxi Online



 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah secara resmi menerapkan Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Perubahan PM Nomor 32 Tahun 2016 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.
Akan tetapi, dalam penerapannya, Kemenhub memberikan masa transisi pada beberapa aturan dalam PM 26. Terdapat dua jangka waktu dalam masa transisi yakni, dua bulan dan tiga bulan agar penyedia jasa transportasi aplikasi online dapat memenuhi aturan tersebut. 
Lantas apa saja peraturan yang mendapatkan masa transisi? Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto mengatakan, aturan mengenai penempelan stiker pada armada taksi onlie mendapatkan transisi selama dua bulan.
Karena, menurut dia, perlu stiker dengan kualitas tinggi dan memiliki akuntabilitas. Nantinya, stiker tersebut disertai kode barcode. 
"Akses Digital Dashboard juga mendapat transisi 2 bulan. Karena perlu sinkronisasi informasi teknologi (IT) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dengan Kemenhub," ujar Pudji kepada Kompas.com, Sabtu (1/4/3/2017). 
Selain itu, pemberlakuan uji kelaiakan mobil atau KIR juga diberikan kesempatan masa transisi selama 2 bulan. Hal ini agar ada peningkatan kualitas dan pelayanan dalam bekerja sama dengan pihak swasta atau agen pemegang merek (APM).
Sementara, masa transisi tiga bulan diberikan untuk kebijakan mengenai pengaturan tarif batas atas dan bawah dan pembatasan kuota armada taksi online.
Sebab, kata Pudji, diperlukan usulan dari masing-masing daerah. "Kemudian, terkait STNK dan Pajak ini perlu proses penyesuaian karena melibatkan Polri dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara teknis," tuturnya.
Pudji mengungkapkan, pemberian sanksi tetap diberlakukan jika terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi taksi online. Namun, sanksi tersebut tidak berlaku pada pelanggaran aturan dalam masa transisi.  "Sanksi tetap berlaku, kecuali yang diberikan masa transisi," tandasnya.  
Terdapat 11 poin penting dalam PM 32 yakni, jenis angkutan sewa, kapasitas silinder mesin kendaraan, batas tarid angkutan sewa khusus, kuota jumlah angkutan sewa khusus, kewajiban berbadan hukum, pengujian berkala, pool, bengkel, pajak, akses dasboard, dan sanksi. (sumber: kompas.com)

Sabtu, 01 April 2017

Mengemudi Jarak Jauh Butuh Istirahat, Berapa Jam Sih Harus Di Depan Stir?


Banyak ahli mengatakan, berada di balik kemudi saat berkendara adalah pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh. Pengemudi tidak bisa sedetik saja mengalihkan perhatian dari jalan karena akibatnya fatal.
Untuk itu dalam mengemudi terutama jarak yang jauh, waktu istirahat menjadi sangat penting. Kecelakaan di jalan kerap terjadi karena pengemudi yang tidak menyadari kondisi fisiknya sudah lelah.
“Perjalanan jarak jauh itu butuh waktu istirahat. Perhitungannya berkendara itu tidak bisa lebih dari lima jam,” ucap Rommy Radianto, instruktur keselamatan berkendara Datsun Risers Expedition saat ditemui Otomania.com, beberapa waktu lalu.
Saat istirahat ini bisa dimanfaatkan pengemudi untuk melakukan peregangan badan atau sekedar mengisi perut. Kondisi ini untuk melemaskan otot-otot yang telah bekerja sepanjang perjalanan.
Menurut Rommy, ada juga teori yang mengatakan berkendara tiap enam jam. Namun saat lebih dari lima jam tubuh bereaksi berbeda, kebanyakan lelah hilang namun sebenarnya kondisinya sudah butuh istirahat.


“Banyak yang kemudian merasa capeknya hilang dan melanjutkan perjalanan. Ini berbahaya karena tidak sadar kondisi badan sudah diambang batas. Kalau seperti ini mau mempercayakan badan untuk bereaksi saat darurat juga tidak terjamin. Ini pentingnya beristirahat,” ucap Rommy. (sumber: otomania.com)

Berapa Usia Aki Pada Mobil yang Disimpan di Garasi


Kendaraan yang diam terlalu lama akan menimbulkan masalah. Ini berkebalikan dari anggapan banyak pemilik mobil yang menyimpan dan mendiamkan mobilnya hanya di garasi rumah.
Menurut Agit Prasetya, kepala teknisi Nissan Datsun Pettarani Makassar, kendaraan yang diam akan membuat umur beberapa komponennya lebih cepat rusak. Komponen tersebut salah satunya adalah aki.
“Kalau aki lama tidak digunakan, sekitar satu bulan, bisa drop dayanya. Untuk itu disarankan mencopot kabel minus agar tidak drop,” ucap Agit beberapa waktu lalu.
Pemilik tidak perlu mengkhawatirkan mencopot kabel aki akan membuat kendaraan sistem kendaraan terkena reset. Bila salah satu kutub masih terhubung tidak akan ada masalah.
“Untuk produk Nissan Datsun tidak perlu khawatir karena masih memiliki sistem backup. Paling penting tidak semua kutub di lepas, aman,” ucap Agit. (sumber: otomania.com)

Pencapaian BlackBerry Kalahkan Ekspektasi Wall Street


Di tengah transisi dari perusahaan hardware ke software, pencapaian BlackBerry selama kuartal empat tahun 2016 melampaui prediksi Wall Street. Laporan keuangan BlackBerry melaporkan pertumbuhan sebesar 12,9 persen menjadi 198 juta.

Pencapaian tersebut diperoleh BlackBerry setelah menyerahkan proses desain, produksi, pemasaran dan penjualan ponsel dengan usungan mereknya kepada perusahaan mitra, termasuk perusahaan asal Tiongkok yaitu TCL, serta menyediakan software dan menghimpun royalti berbasis penjualan.

Phone Arena juga melaporkan, perusahaan asal Kanada ini juga terlibat dalam penyediaan software pendukung ranah Internet of Things.

BlackBerry mulai memasarkan software industrial kepada pabrik, dan membantu perusahaan dalam mengawasi aktivitas mobile mereka melalui alat Mobile Device Management, seperti BlackBerry UEM atau sebelumnya bernama BES12.

BlackBerry juga menyebut saat ini, software tersebut telah dipesan oleh 3.500 perusahan dalam waktu tiga bulan. Selama kurun waktu tersebut, BlackBerry mengumumkan kerugian bersih sebesar USD47 juta (Rp626,7 miliar), atau 10 sen per lembar saham.

Angka tersebut mewakili peningkatan jika dibandingkan dengan kerugian bersih pada kuartal empat tahun sebelumnya, sebesar 45 sen per lembar sahan atau USD238 juta (Rp3,17 triliun). Namun perbaikan tersebut tidak termasuk pada satu waktu, kala BlackBerry mendapatkan keuntungan sebesar empat sen per lembar saham.

CEO BlackBerry, John Chen menyebut, perusahaan yang dinaunginya akan mengeluarkan arus kas positif selama tahun fiskal 2017, hingga tahun tersebut berakhir pada bulan Februari 2018 mendatang. Chen juga memprediksikan BlackBerry akan memperoleh keuntungan pada tahun fiksal ini.

Penundaan yang dialami KeyOne tidak mempengaruhi inverstor dalam membeli lembar sahama BlackBerry. Saham BlackBerry bernilai lebih dari 13 persen pada perdagangan hari tertentu, sebesar USD7,87. (sumber: metrotvnews.com
)

Pemindai Wajah Galaxy S8 Bisa Dikelabui dengan Foto


 Samsung membekali Galaxy S8 dan S8 Plus dengan fitur face recognition, yakni mengunci atau mengamankan smartphone memakai wajah pemiliknya. Meski fitur ini tergolong canggih, ternyata masih ada trik yang bisa mengelabuinya.

Dalam sebuah video yang belakangan ini ramai tersebar di internet, terlihat bahwa face recognition pada duo Samsung Galaxy S terbaru itu juga bisa memindai wajah seseorang dari foto. Artinya, orang bisa membuka kunci face recognition tersebut hanya menggunakan foto pemilik smartphone.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Phone Arena, Sabtu (1/4/2017), foto yang digunakan tentu saja harus memiliki resolusi tinggi agar bisa dipindai dengan jelas.

Dalam video yang beredar, sang pelaku trik beberapa kali menaruh foto pemilik smartphone di depan alat pemindai wajah Samsung Galaxy S8. Tujuannya untuk membuka kunci layar yang dipasang berdasarkan fitur face recognition.

Smartphone yang terkunci itu tak langsung terbuka. Tetapi setelah lebih dari sekali percobaan, akhirnya foto yang ditaruh di depan peminda wajah tersebut bisa dipakai membuka smartphone.

Satu hal yang jangan dilupakan. Fitur yang berhasil dikelabui dalam video tersebut adalah face recognition, yakni kunci yang memanfaatkan kamera depan sebagai alat pemindai wajah pengguna.

Samsung sendiri membekali Galaxy S8 dan S8 Plus dengan fitur pengunci lain yang jauh lebih aman, yakni pemindai iris dan pemindai sidik jari.

Jadi jika Anda ingin memakai salah satu dari smartphone tersebut, ada baiknya jika mengaktifkan fitur pemindai iris atau kunci sidik jari saja untuk menjamin keamanannya.

Video trik untuk menipu fitur face recognition itu bisa Anda saksikan melalui tautan berikut atau di bawah ini. (sumber: kompas.com)

Hoverboard Kembali Hadapi Proses Recall?



Akibat insiden tragis ledakan hoverboard yang menyebabkan kematian dua anak di Pennsylvania, pada awal bulan ini, Consumer Product Safety Commission (CPSC), mengumumkan recall merek hoverboard yang beredar di pasar Amerika Serikat.

Menurut Mashable, merek bermasalah asal Los Angeles tersebut bernama Vecaro LifeStyle. CPSC mengungkap keputusannya untuk melaksanakan proses recall pada merek ini serupa dengan insiden yang terjadi pada tahun 2016 lalu, yaitu permasalahan pada baterai lithium-ion.

"Baterai lithium-ion pada hoverboard berpotensi untuk kelebihan suhu, berasap dan terbakar atau bahkan meledak," ujar penasihat pada situs resmi CPSC. Situs ini juga menyebut nama model Glide65, Drift8, dan Trek10 dari merek hoverboard Vecaro sebagai produk yang bermasalah.

Vecaro juga mencantumkan pengumuman proses recall pada bagian bawah foto model produk tersebut pada situs resminya. Dalam pengumumannya, Vecaro menyebut proses recall akan dilakukan kepada pembelian perangkat selama November 2015 hingga November 2016.

Selain itu, Vecaro juga menyarankan pembeli untuk mengembalikan unit guna mendapatkan perbaikan, atau menukarkan unit dengan kredit sebesar USD200 atau Rp2,6 juta, guna membeli hoverboard Vecaro bersertifikasi keamanan UL. Namun kredit tersebut dinilai tidak sepadan, mengingat harga produk Vecaro lebih dari USD200.

Proses recall yang akan berdampak pada sekitar 500 perangkat ini merupakan kelanjutan dari rangkaian recall yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat, terhadap produk hoverboard bermasalah yang beredar di negara adidaya tersebut. (sumber: metrotvnews.com)