Jumat, 21 Juli 2017

Atrans, Pesaing Uber yang Bisa Disewa Jam-jaman




Perusahaan berbasis jasa rental kendaraan, Angelita Trans Nusantara, resmi memulai bisnis baru yaitu Atrans yang berupa aplikasi online jasa sewa kendaraan. Atrans diklaim memiliki berbagai perbedaan ketimbang aplikasi pesaing lain yang sudah ada seperti Go-Jek, Grab, atau Uber.
Pembeda paling mendasar, Angelita Trans Nusantara dimiliki 100 persen oleh orang Indonesia. Managing Director Angelita Trans Nusantara Arynto C Samudro menjelaskan pemiliknya hanya satu orang yaitu Salim Santoso yang menjabat sebagai CEO perusahaan.
“Kami betul-betul produk lokal, karya anak bangsa. Tidak ada investasi asing,” kata Arynto saat peluncuran Atrans, Selasa (18/7/2017).
Arynto juga menjelaskan perbedaan lainnya, yakni Angelita Trans Nusantara sejak awal bergerak di bidang rental kendaraan lalu membuat aplikasi online. Hal itu berbeda dengan lainnya yang hanya berupa penyedia aplikasi online.
Perusahaan jasa rental kendaraan, PT Angelita Trans Nusantara, meluncurkan layanan berbasis aplikasi online bernama Atrans di Jakarta, Selasa (18/7/2017).
Perusahaan jasa rental kendaraan, PT Angelita Trans Nusantara, meluncurkan layanan berbasis aplikasi online bernama Atrans di Jakarta, Selasa (18/7/2017). (Febri Ardani/Otomania.com)

Angelita Trans Nusantara sudah memiliki banyak cabang usaha rental atau disebut agen di seluruh Indonesia. Perusahaan agen itulah yang menjadi penyedia pengemudi atau disebut mitra untuk Atrans.
“Agen ini adalah legalitas. Mereka perusahaan di bidang jasa transportasi dan punya izin angkutan sewa khusus non trayek. Kami sudah punya perjanjian dengan tiap agen, harus memiliki izin tersebut,” ungkap Arynto.
Kerja sama eksklusif dengan agen itu juga dianggap sebagai pembeda dari pemberi jasa aplikasi online yang lain. Para agen bertanggung jawab merekrut mitra sekaligus menyelesaikan masalah yang terjadi di jalanan.
“Sangat berisiko sekali jika mitra ini tidak punya payung. Mitra berada di bawah agen karena mereka yang melakukan perekutran. Misalnya seperti terjadi kasus pelecehan seksual, masalah itu agen yang menyelesaikan,” ucap Arynto.
Sewa per jam
Perusahaan jasa rental kendaraan, PT Angelita Trans Nusantara, meluncurkan layanan berbasis aplikasi online bernama Atrans di Jakarta, Selasa (18/7/2017). Salah satu keunggulannya yaitu penyewaan mobil dalam hitungan jam, bukan jarak.
Perusahaan jasa rental kendaraan, PT Angelita Trans Nusantara, meluncurkan layanan berbasis aplikasi online bernama Atrans di Jakarta, Selasa (18/7/2017). Salah satu keunggulannya yaitu penyewaan mobil dalam hitungan jam, bukan jarak.(Febri Ardani/Otomania.com)

Selain yang sudah disebutkan Arynto, Atrans juga punya kelebihan lain yaitu fasilitas sewa berdasarkan waktu yang disebut Trans Hour Rent. Sementara ini hanya berlaku untuk sewa mobil, buat sewa motor dikatakan menyusul dalam beberapa bulan ke depan.
Trans Hour Rent dikenakan tarif Rp 80.000 per jam, minimal penyewaan selama dua jam. Layanan ini bisa dipakai untuk perjalanan luar kota. (sumber: kompas.com)

Senin, 17 Juli 2017

Wuling Jadi Bukti "Seksinya" Otomotif Indonesia




Kucuran dana 700 juta dollar Amerika Serikat dari SGMW Motor Indonesia membuktikan Indonesia merupakan tempat ideal untuk investasi di Asia Tenggara. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) berharap SGMW Motor Indonesia menjadi contoh buat merek lain yang ada di dunia.
“SGMW Motor Indonesia saja berani berinvestasi 700 juta dollar, mari datang ke sini. Indonesia ini pasar yang terbesar di Asia Tenggara,” kata Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto, Selasa (11/7/2017).
Dikatakan Jongkie, Indonesia sudah empat tahun ke belakang meninggalkan Thailand urusan penjualan mobil. Indonesia konsisten mendapat angka di atas 1 juta unit setiap tahun.
“Rakyat kita, 250 juta orang, berpotensi membeli semua. Jadi kita jangan bicara hari ini, tapi 5 – 10 tahun ke depan. Ini kami bangga karena bisa jadi percontohan untuk industri otomotif dunia, agar melihat Indonesia lebih positif,” ujar Jongkie.
Investasi SGMW Motor Indonesia ditujukan untuk mendirikan pabrik perakitan dan pemusatan pemasok komponen di Bekasi, Jawa Barat. Tahun ini SGMW Motor Indonesia akan menjual MPV Wuling Confero S, lalu pada tahun depan bakal meluncurkan dua produk tambahan. (sumber: kompas.com)

Minim Dana, Misi Koloni Manusia di Mars Tinggal Wacana



Selama ini, Badan Antariksa Amerika Serkat (NASA) sangat berambisi mewujudkan impian manusia untuk membangun koloni di Mars. Kendati demikian, William H. Gerstenmaier sebagai Kepala penerbangan manusia ruang angkasa NASA mengatakan bahwa itu hal mustahil diwujudkan untuk sementara ini.

NASA diketahui terkendala masalah dana yang sangat tinggi. Misi roket SLS dan Orion untuk menyelidiki Mars sebelumnya telah banyak menyedot dana. 

"Saya tidak dapat memberi tanggal tepatnya manusia akan mencapai Mars, dan alasannya sebenarnya adalah hal lain, pada tingkat anggaran yang kami jelaskan yang kenaikannya sekitar 2 persen ini. [Padahal] kami tidak memiliki sistem permukaan yang tersedia di Mars."

"Pemasukan, penurunan serta pendaratan menjadi tantangan besar bagi kita di Mars," kata Gerstenmaier di pertemuan American Institute for Aeronautics and Astronautics, Rabu (12/7).

Lebih lanjut, Gerstenmaier mengatakan bahwa kini masa depan kolonisasi Mars berada di tangan perusahaan swasta dan komersial seperti SpaceX. Dia menunjukkan bahwa kini perusahaan tersebut telah menjadi "pemimpin orkestra" dalam industri ruang angkasa yang akan memajukan misi antariksa.

"NASA tidak harus melakukan semuanya," kata Gerstenmaier, menyoroti fakta bahwa badan antariksa tersebut sudah bergantung pada perusahaan antariksa swasta seperti SpaceX untuk mengirimkan kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Meskipun Kongres AS sejauh ini enggan memperluas kemitraan NASA dengan perusahaan ruang angkasa komersial untuk eksplorasi luar angkasa, hal ini mungkin akan berubah di masa depan. Wakil Presiden AS Mike Pence disebut telah berbincang sangat intens untuk kerjasama di industri eksplorasi antariksa dengan perusahaan swasta.
Di sisi lain, NASA mengatakan bahwa pihaknya masih bisa membiayai eksplorasi Bulan. Gerstenmaier mengatakan eksplorasi Bulan jauh lebih terjangkau bagi NASA untuk saat ini.

"Jika kita menemukan ada air di Bulan, dan kita ingin melakukan operasi yang lebih luas di Bulan untuk mengeksplorasi, kita memiliki Deep Space Gateway untuk mendukung program permukaan Bulan yang luas," pungkasnya seperti dikutip dari IBTimes. (sumber: CNN Indonesia)

Sabtu, 15 Juli 2017

Kutu Banyak Ditemui pada Anak yang Sering Main “Gadget”, Mengapa?




Riset terbaru mengungkapkan bahwa anak-anak yang memiliki ponsel pintar atau tablet lebih mudah tertular kutu pada kepala mereka, ketimbang anak-anak yang tidak memilik gawai.
Riset memperlihatkan bahwa 62,5 persen anak yang sering berkumpul bersama dan bermain gawai lebih mudah mengalami kutu pada rambut selama lima tahun, ketimbang 29,5 persen anak-anak yang bermain tanpa peralatan berteknologi.
Penjelasan yang diuraikan hasil riset Oxford University ini adalah anak-anak yang bermain gawai bersama biasanya duduk berdekatan tanpa bergerak dalam waktu yang lama sehingga memudahkan kutu berpindah kepala.
“Kami tidak bilang bahwa gawai menjadi penyebab utama anak-anak mengalami kutuan tetapi ada hubungannya, yaitu mereka bermain berdekatan dan tidak bergerak. Telah terjadi sebuah fenomena di mana anak-anak yang kutuan mengalami peningkatkan. Informasi berdasarkan informasi dari sekolah,” jelas Matthew Gass, seorang dermatologi dari British Association of Dermatologist.
Para periset menganalisis kuesioner yang telah diisi oleh para pasien anak di John Radcliffe Hospital di Oxford selama satu bulan.
Sebanyak 202 responden anak mengisi kuesioner berisi 92 pertanyaan tersebut.
Hasilnya, 45 persen mengalami kutuan selama lima tahun terakhir, terutama anak-anak perempuan yang memiliki saudara berusia enam hingga sembilan tahun di rumah.
Temuan menariknya adalah mayoritas anak yang mengalami kutuan ini memiliki gawai dan dua dari lima anak sering melakukan swafoto bersama teman-teman sebayanya.
Kebanyakan dari anak-anak tersebut juga mengaku, sering kali bermain bersama menggunakan gawai selama lebih dari satu jam.
Sebanyak 55 persen responden anak yang memiliki gawai dan cenderung aktif melakukan swafoto mengalami masalah kutu kepala.
Penemuan ini dipresentasikan pada konferensi tahunan British Association of Dermatologist. (sumber: kompas.com)

Ekspedisi Keenam, Daihatsu Terios Jelajah Tanah Maluku Utara



Performa sport utility vehicle (SUV) Daihatsu  Terios, kembali diuji ketangguhannya untuk yang keenam kali, lewat ekspedisi Terios 7 Wonders. Kali ini, Terios bakal menjelajah tiga pulau Maluku Utara, yaitu Ternate, Halmahera dan Morotai.
Total, ekspedisi ini telah berlangsung enam kali. Mulai dari Sumatera Coffee Paradise (2012), Java Hidden Paradise (2013), Amazing Celebes Heritage (2014), Wild Borneo Adventure (2015), Tour de Flores (2016), hingga Terios 7 Wonders Wonderful Moluccas pada 2017 ini.
Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor mengatakan, perjalanan Wonderful Moluccas ini, ikut membuktikan kalau Terios cukup tangguh menghadapi berbagai medan jalan menantang, untuk menyusuri keindahan alam asli daerah, serta mengunjungi peninggalan bersejarah di Maluku Utara.
“Selain itu, Daihatsu juga membagikan bantuan peralatan sekolah dan pendidikan kepada 110 siswa di Ternate dan Morotai,” ujar Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor dalam siaran resminya, Jumat (14/7/2017).
Ekspedisi kali ini berlangsung selama 9 hari, periode 14–22 Juli 2017, menempuh rute 705 kilometer. Empat unit Terios R Adventure yang terdiri dari satu Terios MT dan tiga Terios AT, digunakan dalam perjalanan keenam ini. Ekspedisi ini menyusuri tujuh etape, dan bakal membuktikan ketangguhan Terios sebagai “Sahabat Petualang” di berbagai kondisi jalan.
Tim Ekspedisi Terios 7 Wonders Wonderful Moluccas menjelajahi 7 destinasi bersejarah, situs budaya lokal, juga keindahan alam khas Maluku Utara, mulai dari Kota Ternate yang berlokasi di tepi pantai sekaligus kaki Gunung Gamalama. Kemudian rombongan menyeberang ke Sofifi di Pulau Halmahera, dan berlanjut ke P Morotai, salah satu pulau paling utara di Indonesia. (sumber: kompas.com)

Datsun Redi-GO Goda Anak Muda



Datsun Redi-Go versi penyegaran dipastikan meluncur di India dalam waktu dekat di bulan Juli ini. Penggunaan kapasitas mesin yang lebih besar, yakni 1.000 cc tiga silinder juga sudah dipastikan.
Mesin yang digunakan Datsun merupakan kepunyaan Renault Kwid. Bahkan dilansir dari Carscoops, bukan hanya mesin saja yang digunakan, tapi juga sistem transmisi lima percepatannya.
Dengan mesin tersebut, kini Redi-Go memiliki tenaga yang lebih besar, yakni 67 tk dan torsi 91 Nm. Pihak Datsun pun mengklaim Redi-Go bisa memenuhi kebutuhan pasar di India. khususnya anak muda.
"Remaja saat ini menginginkan mobil yang bisa menunjukkan kepribadiannya, kebutuhan ini kami jawab melalui Redi-Go 1.0L yang lebih bertenaga dan nyaman dikendarai," ucap Vice President Datsun, Jerome Saigon.
Interior Datsun Redi-GO dibuat lebih berkelas.
Interior Datsun Redi-GO dibuat lebih berkelas.

Sayangnya, Datsun masih enggan menyediakan pilihan transmisi otomatis. Dengan transmisi manual, Datsun menilai Redi-Go memilliki kelebihan dalam hal konsumsi bahan bakar.
Selain upgrade mesin, interior Redi-Go juga ikut mendapat pembaruan. Nuansa elegan coba dihadirkan melalui paduan warna gelap dan aksen perak pada beberapa ornamen, selain itu teknologi keyless entry juga menjadi fitur standar dari Redi-Go Sport yang dikabarkan menjadi varian tertingginya. (sumber: kompas.com)

Pesanan Honda CR-V Turbo Melampui Target Tembus 3000 Unit




Honda Prospect Motor (HPM) pernah mengatakan bahwa daftar antrean CR-V turbo tembus sampai Agustus 2017. Hal tersebut dikarenakan banyaknya konsumen yang pesan di berbagai wilayah Indonesia.

Target penjualan sport utility vehicle (SUV) itu sekitar 2.400 unit per bulan. Sebagai langkah awal, proses pengiriman ke tangan konsumen sudah dilakukan bulan lalu sekitar 200 pembeli pertama.

Menurut Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Purna Jual PT HPM, total pemesanan sampai Juli 2017 sudah tembus di atas 3.000 unit. Dia memastikan bahwa proses pengiriman tidak akan mengalami masalah.

"Kita terus melakukan pengiriman ke konsumen, dan sampai sekarang lancar-lancar saja," ujar Jonfis kepada Otomania.com, Jumat (14/7/2017) malam.

Secara keseluruhan, Jonfis tidak bisa menyebutkan sudah berapa unit dikirim ke konsumen, tetapi dia memastikan proses pengiriman selalu berjalan dan tanpa ada kendala.

"Kalau secara akumulasi agak bias, karena selalu ada tambahan secara periodik," ucap Jonfis.

Bukan hanya itu, jika pemesanan CR-V turbo ini melebihi dari target, maka merek asal Jepang itu pun sudah siap meningkatkan kapasitas produksi.

Konsumen CR-V terbaru ini sekitar 90 persen memesan varian turbo dibandingkan dengan mesin biasa. CR-V 2.0L dibanderol Rp 432 juta, CR-V 1.5 Turbo Rp 466 juta, dan CR-V 1.5 Turbo Prestige Rp 506 juta. (sumber: otomania.com)